Hilirisasi Riset dan Transformasi Digital Desa Wisata Perkuat BUMDes Kemirigede

By Redaksi ZN 23 Mei 2026, 18:48:40 WIB Pendidikan
Hilirisasi Riset dan Transformasi Digital Desa Wisata Perkuat BUMDes Kemirigede

Keterangan Gambar : Sumber Tim PKM - Lokasi Kantor Bumdes Sejahtera Kemirigede


Zona Today Blitar– Kolaborasi antar perguruan tinggi kembali diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat berbasis hilirisasi riset dan transformasi digital desa wisata. Tim akademisi dari UPN Veteran Jawa Timur bersama Universitas Nahdlatul Ulama Blitar saat ini tengah melaksanakan kegiatan bertajuk “Penguatan Model Bisnis dan Transformasi Digital BUMDes Sejahtera Kemirigede untuk Pertumbuhan Ekonomi Desa Wisata Berbasis Kemitraan.”

Program tersebut dilaksanakan bersama mitra BUMDes Sejahtera Kemirigede di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata implementasi hasil riset dan hilirisasi keilmuan perguruan tinggi ke masyarakat melalui penguatan tata kelola desa wisata berbasis digital, model bisnis berkelanjutan, dan pengembangan ekonomi lokal.

Tim pengabdian dipimpin oleh Riko Setya Wijaya dari Program Studi Ekonomi Pembangunan sebagai ketua. Anggota tim terdiri dari Sugiarto dari Program Studi Bisnis Digital, Isna Nugraha dari Teknik Industri UPN Veteran Jawa Timur, serta Abd. Charis Fauzan dari Program Studi Ilmu Komputer UNU Blitar.

## Hilirisasi Riset Perguruan Tinggi untuk Desa Wisata

Program pengabdian ini tidak hanya berfokus pada pendampingan biasa, tetapi diarahkan sebagai bagian dari hilirisasi hasil riset perguruan tinggi yang sebelumnya telah dikembangkan dalam bidang bisnis digital, pemetaan potensi ekonomi desa, transformasi digital UMKM, hingga penguatan model bisnis berbasis data.

Melalui kegiatan tersebut, hasil penelitian akademik diterapkan secara langsung untuk membantu pengembangan desa wisata agar memiliki tata kelola yang lebih modern, adaptif, dan berkelanjutan.

Ketua tim, Riko Setya Wijaya, menjelaskan bahwa desa wisata saat ini membutuhkan pendekatan berbasis riset agar pengembangan ekonomi desa tidak berjalan secara konvensional semata.

“Perguruan tinggi memiliki banyak hasil riset yang sebenarnya bisa diterapkan langsung untuk membantu desa. Karena itu kegiatan ini menjadi bagian dari hilirisasi riset agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan berbasis kemitraan antara kampus dan desa menjadi langkah strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal melalui inovasi dan digitalisasi.

## Fokus pada Pemetaan dan Finalisasi Wisata Unggulan Desa

Saat ini tim pengabdian bersama pemerintah desa dan pengelola BUMDes tengah melakukan pemetaan ulang potensi wisata Desa Kemirigede.

Pemetaan tersebut dilakukan guna mengidentifikasi dan memfinalisasi titik-titik unggulan wisata desa yang nantinya akan menjadi dasar pengembangan ekosistem wisata berbasis masyarakat.

Selain pemetaan potensi, tim juga melakukan diskusi bersama mitra desa untuk menyusun arah pengembangan model bisnis desa wisata yang lebih terintegrasi dengan potensi ekonomi lokal.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan konektivitas antara sektor wisata, UMKM desa, promosi digital, hingga penguatan branding kawasan wisata Kemirigede.

## Transformasi Digital Jadi Fokus Utama

Dalam program ini, transformasi digital menjadi salah satu fokus utama pengembangan BUMDes dan desa wisata.

Sugiarto dari bidang Bisnis Digital menjelaskan bahwa digitalisasi desa wisata menjadi kebutuhan penting agar potensi desa mampu dikenal lebih luas dan memiliki daya saing di era ekonomi digital.

Transformasi digital yang sedang dirancang mencakup:

* penguatan branding desa wisata,

* pemetaan digital potensi wisata,

* strategi promosi berbasis media sosial,

* pengembangan model bisnis digital,

* hingga integrasi data wisata desa.

“Desa wisata saat ini tidak cukup hanya memiliki potensi alam, tetapi juga perlu membangun identitas digital dan sistem bisnis yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penerapan hasil riset bisnis digital dalam kegiatan pengabdian menjadi salah satu bentuk implementasi nyata konsep kampus berdampak.


Sumber Tim PKM (Lokasi di Desa Kemirigede)

## Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi Perkuat Pengembangan Desa

Kegiatan ini juga menjadi contoh konektivitas dan kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa berbasis inovasi.

Kolaborasi antara UPN Veteran Jawa Timur dan UNU Blitar memperlihatkan sinergi lintas disiplin ilmu mulai dari ekonomi pembangunan, bisnis digital, teknik industri, hingga ilmu komputer.

Pendekatan multidisiplin tersebut dinilai penting agar solusi yang dihasilkan tidak hanya fokus pada satu aspek, tetapi mampu menjawab tantangan desa wisata secara lebih menyeluruh.

Abd. Charis Fauzan dari UNU Blitar menyebut kerja sama antar kampus membuka peluang pengembangan inovasi yang lebih kuat karena setiap bidang memiliki kontribusi keilmuan yang berbeda.

“Kolaborasi perguruan tinggi membuat program pengabdian menjadi lebih kaya perspektif dan lebih relevan dengan kebutuhan desa,” katanya.

## Pemerintah Desa Dukung Pengembangan Desa Wisata

Direktur BUMDes Sejahtera Kemirigede, Hirul Setiawan, menyampaikan bahwa pendampingan dari perguruan tinggi sangat membantu desa dalam menyusun arah pengembangan wisata dan penguatan ekonomi masyarakat.

Sementara Kepala Desa Kemirigede, Hari Purnawan, berharap hasil program tersebut dapat menjadi pondasi pengembangan desa wisata yang lebih profesional dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dukungan juga datang dari Camat Kesamben, Amir Bharata, yang menilai penguatan desa wisata berbasis kemitraan dan inovasi menjadi langkah penting dalam pembangunan ekonomi kawasan pedesaan.

## Mendukung Implementasi SDGs Desa

Kegiatan pengabdian ini juga dinilai sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

SDG 8 – Decent Work and Economic Growth* melalui penguatan ekonomi desa dan pengembangan UMKM wisata,

SDG 9 – *Industry, Innovation and Infrastructure* melalui transformasi digital dan penerapan hasil riset,

SDG 11 – Sustainable Cities and Communities melalui pengembangan desa wisata berkelanjutan,

SDG 17 – Partnerships for the Goals melalui kolaborasi antar perguruan tinggi, pemerintah desa, dan BUMDes.

Melalui pendekatan berbasis riset, digitalisasi, dan kemitraan, program ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan desa wisata yang tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat inovasi dan daya saing desa di era transformasi digital.

### Fakta Singkat Kegiatan
* Ketua Tim:
  * Riko Setya Wijaya (Ekonomi Pembangunan)
* Anggota:
  * Sugiarto (Bisnis Digital)
  * Isna Nugraha (Teknik Industri)
  * Abd. Charis Fauzan (Ilmu Komputer UNU Blitar)
Mitra:
BUMDes Sejahtera Kemirigede
Lokasi: Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar
Fokus Hilirisasi riset
  * Transformasi digital desa wisata
  * Penguatan model bisnis BUMDes
  * Pemetaan wisata unggulan desa

SEO Keywords:

Hilirisasi riset perguruan tinggi, transformasi digital BUMDes, desa wisata Kemirigede, PKM UPN Veteran Jatim, kolaborasi UPN dan UNU Blitar, pengembangan desa wisata digital, model bisnis BUMDes, pengabdian masyarakat desa wisata, SDGs desa wisata, ekonomi digital desa


Hashtag:

#UPNVeteranJatim #UNUBlitar #BUMDes #DesaWisata #Kemirigede #Blitar #PKM #PengabdianMasyarakat #TransformasiDigital #HilirisasiRiset #BisnisDigital #EkonomiDesa #DigitalisasiBUMDes #SDGs8 #SDGs9 #SDGs11 #SDGs17  #KampusBerdampak #WisataDesa #ZonaToday #JawaTimur




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment