- Tanggap Darurat Bencana di Aceh Diperpanjang, Kemendiktisaintek Lakukan Penyesuaian
- Kisah Hiburan TV Indonesia yang Ramai Dibicarakan, Program Favorit Kuasai Layar Kaca
- World Economic Forum 2026 di Davos Soroti Deklarasi Baru dan Tantangan Global Dunia
- Kasus Bobol Toko Gadai di Jakarta Selatan Jadi Sorotan, Aksi Pelaku Terekam dan Viral
- Peringatan Internasional Pertengahan Januari, Momentum Refleksi Isu Kemanusiaan dan Sosial Global
- Evaluasi 100Hari Pemerintahan Presiden Prabowo, Publik Soroti Arah Kebijakan dan Stabilitas Nasional
- Wardatina Mawa Akhirnya Bertemu Insanul Fahmi, Ajukan Dua Syarat Tegas sebagai Jalan Damai Rumah Tan
- Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian UMKM RI Wafat Usai Kecelakaan di Tol Tegal
- Dragon Ball Disebut Kena Sensor di Arab Saudi, Adegan Kera Besar Saiyan Jadi Sorotan
- Update Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak, Proses Pencarian Masih Berlangsung
NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni sebagai Anggota DPR Usai Kontroversi Orang Tolol

Zona Today - Partai NasDem resmi menonaktifkan dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dari keanggotaan DPR RI mulai 1 September 2025. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh bersama Sekretaris Jenderal Hermawi Taslim, yang menyebut langkah tersebut diambil demi menjaga marwah partai sekaligus merespons keresahan publik.
Langkah drastis ini merupakan buntut dari pernyataan kontroversial Ahmad Sahroni yang menyebut wacana pembubaran DPR sebagai ide “paling tolol sedunia”. Pernyataan itu memicu gelombang kritik luas, terutama di tengah kondisi politik nasional yang sedang memanas akibat demonstrasi besar menolak tunjangan DPR. Kritik serupa juga ditujukan kepada Nafa Urbach yang dianggap melontarkan pernyataan tidak sensitif terhadap situasi rakyat.
Kemarahan publik terhadap Sahroni bahkan berujung pada aksi massa yang menyerang kediamannya di kawasan Tanjung Priok. Rumah mewah yang dikenal sebagai milik “Crazy Rich Priok” itu mengalami kerusakan akibat amukan demonstran. Sahroni sebelumnya sudah dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR dan dipindahkan ke Komisi I, sebelum akhirnya dinonaktifkan sepenuhnya sebagai anggota dewan.
- TikTok Tangguhkan Fitur Live di Indonesia Usai Bentrokan Demonstran0
- Tiga Orang Tewas Akibat Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa0
- Presiden Batalkan Kunjungan ke China Karena Demonstrasi Memanas0
- Aksi Mahasiswa Akan Kembali Digelar Usai Tragedi Kematian Pengemudi Ojol0
- Affan Kurniawan, Driver Ojol Tewas Tertabrak Rantis Polisi, Presiden Desak Usut Transparan0
Sekjen NasDem, Hermawi Taslim, menegaskan bahwa keputusan ini adalah bagian dari komitmen partai untuk menjaga kepercayaan publik. “Partai NasDem berdiri atas dasar aspirasi rakyat. Pernyataan kader yang menyinggung masyarakat jelas tidak bisa ditoleransi. Nonaktifasi ini adalah bukti bahwa kami lebih mementingkan rakyat daripada kepentingan individu,” ujar Hermawi.
Sebagai tindak lanjut, Pergantian Antar Waktu (PAW) segera diberlakukan. Nama Yusriah Dzinnun, peraih suara terbanyak kedua di Dapil DKI Jakarta III, disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Sahroni. Mekanisme ini diharapkan dapat segera meredam ketegangan dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap representasi politik NasDem di parlemen.
Penonaktifan ini menjadi sinyal penting bahwa tekanan publik di era digital semakin berpengaruh dalam menentukan arah politik partai. Banyak pengamat menilai keputusan cepat NasDem adalah strategi untuk menyelamatkan citra partai sekaligus menjaga stabilitas di tengah gelombang protes nasional yang masih berlangsung.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #NasDem #AhmadSahroni #NafaUrbach #NonaktifDPR #CrazyRichPriok #PAW #YusriahDzinnun #DemoNasional2025 #ZonaTodayNews #ReformasiDPR











