- Tanggap Darurat Bencana di Aceh Diperpanjang, Kemendiktisaintek Lakukan Penyesuaian
- Kisah Hiburan TV Indonesia yang Ramai Dibicarakan, Program Favorit Kuasai Layar Kaca
- World Economic Forum 2026 di Davos Soroti Deklarasi Baru dan Tantangan Global Dunia
- Kasus Bobol Toko Gadai di Jakarta Selatan Jadi Sorotan, Aksi Pelaku Terekam dan Viral
- Peringatan Internasional Pertengahan Januari, Momentum Refleksi Isu Kemanusiaan dan Sosial Global
- Evaluasi 100Hari Pemerintahan Presiden Prabowo, Publik Soroti Arah Kebijakan dan Stabilitas Nasional
- Wardatina Mawa Akhirnya Bertemu Insanul Fahmi, Ajukan Dua Syarat Tegas sebagai Jalan Damai Rumah Tan
- Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian UMKM RI Wafat Usai Kecelakaan di Tol Tegal
- Dragon Ball Disebut Kena Sensor di Arab Saudi, Adegan Kera Besar Saiyan Jadi Sorotan
- Update Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak, Proses Pencarian Masih Berlangsung
Kontroversi Penalti Double Long Lap di MotoGP Prancis 2025, Apa Penyebabnya?

Keterangan Gambar : MotoGP
Le Mans – Balapan MotoGP Prancis 2025 diwarnai oleh sejumlah pembalap yang menerima sanksi double long lap penalty sejak awal lomba. Apa sebenarnya penyebabnya?
Ajang balap seri ke-6 musim ini digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada Minggu malam (11 Mei 2025) WIB. Hujan gerimis turun saat sesi pemanasan, membuat lintasan menjadi licin. Banyak pembalap memutuskan untuk mengganti motor dan masuk ke pit.
Namun, sejumlah pembalap memilih langsung memulai sesi pemanasan dari area pit setelah mengganti motor, berbeda dengan yang lain yang tetap berada di lintasan. Tindakan ini dinilai melanggar regulasi baru MotoGP.
- Fadia/Lanny Tundukkan Wakil Tuan Rumah, Lolos ke 16 Besar Thailand Open 20250
- Jadwal Final Taipei Open 2025 - All Indonesian Final, Rivalitas Ketat Dua Tunggal Putri 18 Tahun0
- PSSI Umumkan Harga Tiket Resmi Laga Timnas Indonesia vs China0
- 9 Pemain Timnas Indonesia yang Jadi Kapten di Klub: Karismatik dan Siap Tempur!0
Menurut laporan dari Crash, setiap pembalap yang mengganti motor dari pit wajib memulai sesi pemanasan dari posisi grid awal, dan hanya boleh memulai warm up setelah mendapat sinyal hijau dari petugas. Jika tidak, mereka akan dikenai hukuman double long lap penalty.
Tak hanya itu, hukuman serupa juga diberikan bagi pembalap yang mendorong motornya dari grid ke pit lane dalam kurun waktu satu menit setelah dimulainya putaran pemanasan.
Lebih dari sepuluh pembalap terkena penalti ini, termasuk Marc dan Alex Marquez, Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Fermin Aldeguer. Akibat insiden tersebut, jalannya balapan menjadi sangat terpengaruh.
Johann Zarco yang tidak terkena sanksi berhasil mengambil alih pimpinan lomba dan mempertahankannya hingga akhir.
Marc Marquez, yang finis di posisi kedua, menyampaikan bahwa regulasi seharusnya dapat disampaikan lebih jelas kepada seluruh pembalap untuk menghindari kesalahpahaman di lintasan.
"Balapan yang kacau, semuanya sangat gila. Kita harus mendiskusikan aturan agar semuanya menjadi lebih jelas," ungkap Marquez usai balapan.
"Johann tampil lebih cepat. Saya punya strategi bagus, tapi dia memang lebih kuat di lintasan basah. Saya fokus menjaga posisi dari Alex di belakang. Ini tetap hasil yang bagus bagi saya," tambahnya.
Hastag : #zonatoday #motogp2025 #motogpprancis #leman #doublelonglappenalty #marcmarquez #johannzarco #fabioquartararo #aturlombamotogp #balapanbasah











