- Tanggap Darurat Bencana di Aceh Diperpanjang, Kemendiktisaintek Lakukan Penyesuaian
- Kisah Hiburan TV Indonesia yang Ramai Dibicarakan, Program Favorit Kuasai Layar Kaca
- World Economic Forum 2026 di Davos Soroti Deklarasi Baru dan Tantangan Global Dunia
- Kasus Bobol Toko Gadai di Jakarta Selatan Jadi Sorotan, Aksi Pelaku Terekam dan Viral
- Peringatan Internasional Pertengahan Januari, Momentum Refleksi Isu Kemanusiaan dan Sosial Global
- Evaluasi 100Hari Pemerintahan Presiden Prabowo, Publik Soroti Arah Kebijakan dan Stabilitas Nasional
- Wardatina Mawa Akhirnya Bertemu Insanul Fahmi, Ajukan Dua Syarat Tegas sebagai Jalan Damai Rumah Tan
- Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian UMKM RI Wafat Usai Kecelakaan di Tol Tegal
- Dragon Ball Disebut Kena Sensor di Arab Saudi, Adegan Kera Besar Saiyan Jadi Sorotan
- Update Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak, Proses Pencarian Masih Berlangsung
Hasil Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Pendaki Brasil di Gunung Rinjani: Luka Parah Akibat Jatuh

Zona Today - Setelah sempat menjadi perhatian internasional, hasil autopsi atas jenazah Juliana Marins—pendaki asal Brasil yang ditemukan meninggal dunia di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat—telah resmi dirilis. Dokter forensik dari RS Bali Mandara menyimpulkan bahwa penyebab utama kematian adalah luka parah akibat benturan benda tumpul saat korban terjatuh ke jurang sedalam sekitar 600 meter.
Menurut hasil pemeriksaan, korban mengalami pendarahan hebat dan kerusakan organ dalam. Luka-luka lecet geser juga ditemukan hampir di seluruh tubuh, disertai patah tulang pada bagian dada, punggung, dan paha. Tim medis menegaskan bahwa korban diperkirakan meninggal sekitar 20 menit setelah insiden jatuh, dan bukan karena hipotermia atau cuaca ekstrem.
Kronologi sebelumnya menyebut bahwa Juliana terjatuh saat melakukan pendakian bersama rombongan pada 21 Juni 2025. Lokasi jatuhnya berada di medan terjal dan tertutup kabut tebal, menyulitkan proses penyelamatan. Meski upaya pencarian melibatkan teknologi drone dan regu SAR, nyawa korban tak terselamatkan.
- Pendidikan Lanjutan IKAPI Jadi Ajang Penguatan Koordinasi Lintas Sektor, Kata Dirjen AHU0
- Kemlu RI Percepat Evakuasi WNI dari Iran Akibat Ketegangan Keamanan0
- Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam, Serukan Semangat Hijrah untuk Indonesia0
- Anwar Ibrahim Sambangi Istana Merdeka, Bahas Perdamaian Global Bersama Prabowo0
- Indonesia–Malaysia Kompak Dukung Solusi Damai untuk Palestina dan Timur Tengah0
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI juga mengonfirmasi bahwa evakuasi dilakukan secepat mungkin dengan pengawalan ketat. Sementara itu, pihak keluarga yang sebelumnya mengkritik proses penyelamatan kini diharapkan dapat menerima penjelasan ilmiah yang telah diberikan secara terbuka.
Dengan hasil ini, publik diingatkan akan pentingnya kesiapan fisik dan teknis saat melakukan pendakian di medan ekstrem seperti Rinjani. Proses investigasi dan evakuasi turut menunjukkan sinergi antara otoritas Indonesia dalam menjunjung prosedur kemanusiaan internasional.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #JulianaMarins #GunungRinjani #EvakuasiWNI #AutopsiRinjani #KecelakaanPendaki #Zonatoday #BeritaNasional #PendakiGunung #WisataEkstrem #BeritaInternasional











