- Tanggap Darurat Bencana di Aceh Diperpanjang, Kemendiktisaintek Lakukan Penyesuaian
- Kisah Hiburan TV Indonesia yang Ramai Dibicarakan, Program Favorit Kuasai Layar Kaca
- World Economic Forum 2026 di Davos Soroti Deklarasi Baru dan Tantangan Global Dunia
- Kasus Bobol Toko Gadai di Jakarta Selatan Jadi Sorotan, Aksi Pelaku Terekam dan Viral
- Peringatan Internasional Pertengahan Januari, Momentum Refleksi Isu Kemanusiaan dan Sosial Global
- Evaluasi 100Hari Pemerintahan Presiden Prabowo, Publik Soroti Arah Kebijakan dan Stabilitas Nasional
- Wardatina Mawa Akhirnya Bertemu Insanul Fahmi, Ajukan Dua Syarat Tegas sebagai Jalan Damai Rumah Tan
- Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian UMKM RI Wafat Usai Kecelakaan di Tol Tegal
- Dragon Ball Disebut Kena Sensor di Arab Saudi, Adegan Kera Besar Saiyan Jadi Sorotan
- Update Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak, Proses Pencarian Masih Berlangsung
Cuaca Ekstrem Landa Malang, Angin Kencang dan Banjir Terjang Dua Wilayah
Malang Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Malang, Dua Kecamatan Terdampak Angin dan Banjir
Dalam dua hari terakhir, cuaca buruk berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kondisi ini menyebabkan kerusakan dan menimbulkan kerugian di sejumlah titik terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat dua insiden utama di Kecamatan Lawang dan Kecamatan Pakisaji.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Sadono Irawan, menyampaikan bahwa peristiwa pertama terjadi pada Kamis malam, 8 Mei 2025, sekitar pukul 21.15 WIB di Dusun Paras, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang. Hujan deras menyebabkan rumpun bambu tumbang dan menimpa rumah milik warga bernama Mursidi.
- Fajar/Rian Sukses Lewati Laga Perdana di Thailand Open 2025, Lanjutkan Perjuangan FajRi!0
- Korban Sipil Ledakan Gudang Amunisi Garut: Alasan Kehadiran Mereka di Lokasi0
- Pilkada Sengketa Hasil di MK Tak Perlu Dibatasi0
- 4 Alasan Kenapa Memaafkan Penting Bagi Kesehatan0
- Enam Film Indonesia Tampil di Festival Film Cannes 2025, Termasuk Film "Jumbo"0
"Sebanyak empat anggota keluarga terdampak. Pemilik rumah mengalami luka ringan di kepala dan kaki," jelas Sadono pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Kerusakan berupa atap jebol dan dinding roboh ditaksir menimbulkan kerugian sekitar Rp20 juta. Respons cepat dilakukan oleh BPBD bersama Polsek dan Koramil Lawang, aparat desa, serta relawan AGISENA dan masyarakat setempat.
Insiden kedua terjadi pada Jumat, 9 Mei 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Angin kencang menerjang Kecamatan Pakisaji, khususnya Desa Kebonagung dan Desa Genengan.
"Dua rumah di Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung mengalami kerusakan ringan di bagian atap. Sebelas rumah di Dusun Karangsono sempat terendam air," tambah Sadono.
Akibat genangan tersebut, sembilan kepala keluarga dengan total 31 jiwa terdampak. Di Desa Genengan, dua rumah di RT 03 RW 06 juga mengalami kerusakan ringan di lantai dua.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material masih dalam proses pendataan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung turun melakukan penilaian dampak, pembersihan, serta penyedotan air. Bantuan logistik dan terpal telah didistribusikan.
"Genangan air di Dusun Karangsono saat ini telah surut. Meski demikian, hujan ringan masih terpantau di wilayah Malang," imbuh Sadono.
Penanganan bencana ini melibatkan koordinasi lintas sektor, termasuk Forkopimcam Pakisaji, pemerintah desa, PMI, serta partisipasi dari masyarakat, Marva Telekomunikasi, dan Buana Solusindo.
Hashtag:
#zonatoday
#cuacaekstrem
#bencanaanatural
#kabupatenmalang
#bpbdmalang
#pakisaji
#lawang
#banjirmalang
#anginkencang
#relawanbencana











