ZONA TODAY MALANG — Bayangkan sebuah pantai indah di ujung selatan Malang yang menyimpan pesona tersembunyi: ombak Samudra Hindia, pasir bersih, serta bukit hijau yang mengelilingi teluk. Namun, sebelumnya, kawasan ini belum memiliki papan nama yang memadai, maskot, maupun sistem penunjuk arah yang representatif.
- Respons PSSI Terkait Rumor Pemindahan Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 20260
- 209 Penerbangan Batuk Massal Akibat Erupsi Anak Krakatau, Ribuan Penumpang Telantar di Bandara!0
- Krakatau Mengamuk! Dampak Mengerikan Abu Vulkanik 15 Km yang Lumpuhkan Bandara Soekarno-Hatta0
- Kilas Balik Hari Pelanggan Nasional: Sejarah Megawati Resmikan Harpelnas0
- Nasib Wisata Gunung Bromo Pasca Kebakaran Ratusan Hektare0
Kondisi tersebut menjadi perhatian pengelola Pantai Modangan, Dusun Sumberejo, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Melalui kolaborasi dengan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Pantai Modangan kini mendapatkan identitas visual baru.
Berawal dari Surat Permohonan
Perjalanan tersebut bermula dari surat permohonan bantuan yang ditulis Sunawan, Ketua Pengelola Wisata Pantai Modangan, pada Senin, 22 Desember 2025. Surat tersebut ditujukan kepada Program Studi DKV UPN “Veteran” Jawa Timur dengan harapan Pantai Modangan dapat memiliki identitas yang lebih kuat dan dikenal secara lebih luas, termasuk hingga tingkat nasional dan internasional.
Permohonan tersebut kemudian menjadi pemantik kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang berlangsung selama satu semester, sejak Januari hingga Juni 2026.
Tim Abdimas DKV dipimpin oleh Dr. Aris Sutejo, S.Sn., M.Sn., dengan melibatkan tujuh dosen dan dua mahasiswa. Mereka membawa satu visi utama, yakni membantu Pantai Modangan membangun identitas visual yang kuat, mudah dikenali, dan relevan dengan karakter kawasan pesisir tersebut.
Riset Lapangan Menjadi Langkah Awal
Tim tidak langsung memulai proses desain. Tahap awal dilakukan melalui riset lapangan di Pantai Modangan. Tim mengamati kondisi kawasan, berdiskusi dengan pengelola, serta berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk memahami karakter dan potensi yang dimiliki destinasi tersebut.
Dari proses tersebut, berbagai unsur lokal kemudian menjadi inspirasi dalam pengembangan identitas visual. Ikan belanak, penyu, pepohonan pantai, lingkungan pesisir, serta keramahan masyarakat menjadi bagian dari eksplorasi kreatif tim.
Pendekatan tersebut menegaskan bahwa desain tidak hanya berangkat dari aspek estetika, tetapi juga dari pemahaman terhadap tempat, masyarakat, dan cerita yang berkembang di dalamnya.
Belanak Fish Font, Tipografi Khas Pantai Modangan
Salah satu karya yang dihasilkan adalah Belanak Fish Font, sebuah tipografi yang dirancang khusus dengan inspirasi dari ikan belanak yang menjadi bagian dari ekosistem pesisir Pantai Modangan.
Karakter huruf dibuat tebal dan kokoh, dipadukan dengan lekukan organis yang memberikan kesan hidup serta bersahabat. Tipografi tersebut dikembangkan secara lengkap, mulai dari huruf kapital, huruf kecil, hingga angka.
Kehadiran tipografi khusus ini memberikan Pantai Modangan sebuah elemen identitas yang dapat diterapkan pada berbagai media komunikasi, mulai dari papan informasi dan baliho hingga merchandise dan materi promosi digital.
Identification Sign “MODANGAN BEACH” Jadi Magnet Foto
Produk yang menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan Abdimas adalah identification sign bertuliskan “MODANGAN BEACH”. Papan nama monumental tersebut dirancang dengan huruf tiga dimensi berwarna merah-oranye yang mencolok.
Secara teknis, keseluruhan susunan huruf memiliki panjang sekitar 1.600 sentimeter atau 16 meter, dengan tinggi setiap huruf mencapai 120 sentimeter. Pondasi memiliki panjang 1.700 sentimeter dan kedalaman 50 sentimeter.
Sebanyak 13 huruf dikunci menggunakan 104 buah dyna bolt untuk memastikan konstruksi tetap kokoh menghadapi kondisi lingkungan pantai.
Selain berfungsi sebagai identitas kawasan, papan tersebut dirancang sebagai photo spot yang dapat mendorong pengunjung menghasilkan konten di media sosial. Foto dan video pengunjung di depan tulisan “MODANGAN BEACH” secara tidak langsung dapat menjadi media promosi bagi destinasi tersebut.














