- Bromo Terbakar Hebat, Menhut Turun ke Lokasi! Ada Apa dengan Gunung Bromo
- Smart Farming Masuk Banyuwangi, UPN "Veteran" Jawa Timur Bantu Gapoktan Tunas Harapan Naik Kelas
- Gunung Bromo Terbakar, Api Meluas hingga 176 Hektare! Wisata Ditutup Total
- Persib Runner-up, Persija Amankan Posisi Ketiga Piala Presiden 2026
- Persebaya Akhirnya Juara Piala Presiden 2026! Sejarah Baru Bajul Ijo Tercipta Lewat Drama Penalti
- Roket SpaceX Tabrak Bulan, Foto Lokasi Tumbukan Muncul! Video Viral Malah Palsu
- Roket SpaceX Tabrak Bulan, Video Viral Ternyata Palsu: Ini Fakta Sebenarnya
- National Chocolate Chip Cookie Day 4 Agustus: Sejarah Kue Legendaris
- Jadwal dan Venue Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Siap Hadirkan Duel Panas Menuju Final
- Kolaborasi KKN UPN Veteran Jatim dan UNIZAR Edukasi PHBS di Lombok Barat
Persebaya Akhirnya Juara Piala Presiden 2026! Sejarah Baru Bajul Ijo Tercipta Lewat Drama Penalti

Zona Today - Persebaya Surabaya resmi menjadi juara Piala Presiden 2026 untuk pertama kalinya. Gelar bersejarah itu diraih setelah Bajul Ijo menaklukkan Persib Bandung lewat drama adu penalti dalam final yang berlangsung menegangkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.
Penantian Persebaya Surabaya akhirnya berakhir. Setelah beberapa kali ambil bagian dalam Piala Presiden, klub kebanggaan Kota Pahlawan itu untuk pertama kalinya berhasil mengangkat trofi turnamen tersebut.
Persebaya harus melewati final penuh drama melawan Persib Bandung. Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit dan berakhir dengan skor 1-1. Tidak ada gol tambahan pada babak perpanjangan waktu, sehingga penentuan juara harus dilanjutkan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan tersebut, Persebaya akhirnya menang dengan skor 6-5. Kiper Reza Arya menjadi salah satu sosok penting setelah menggagalkan dua eksekusi pemain Persib, sementara Gledson Paixao Da Silva menjadi penentu keberhasilan Bajul Ijo mengamankan trofi.
Final Piala Presiden 2026 berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan berusaha menciptakan peluang untuk membuka keunggulan.
Persebaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-19 melalui Ramadhan Sananta. Gol tersebut membuat Bajul Ijo berada di atas angin dan meningkatkan tekanan terhadap pertahanan Persib.
Namun, keunggulan Persebaya tidak bertahan lama. Persib merespons hanya beberapa menit kemudian dan berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-23.
Setelah skor kembali imbang, pertandingan semakin terbuka. Persebaya dan Persib silih berganti melancarkan serangan, tetapi tidak ada gol tambahan hingga waktu normal berakhir.
Skor 1-1 bertahan sampai akhir waktu normal. Kedua tim kemudian harus memainkan babak tambahan 2 x 15 menit untuk mencari pemenang.
Persebaya sebenarnya memiliki peluang untuk menyelesaikan pertandingan sebelum adu penalti. Namun, sejumlah kesempatan yang didapat belum mampu dikonversi menjadi gol.
Situasi semakin menarik ketika Persib harus bermain dengan 10 pemain pada menit ke-111 setelah salah satu pemainnya menerima kartu merah. Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tetap gagal mencetak gol penentu hingga extra time selesai.
Pertandingan pun akhirnya memasuki babak yang paling menegangkan: adu penalti.
Dalam adu penalti, tekanan berada di kedua kubu. Setiap tendangan memiliki arti besar karena satu kesalahan dapat langsung menentukan nasib sebuah tim.
Reza Arya tampil sebagai salah satu kunci kemenangan Persebaya. Penjaga gawang Bajul Ijo tersebut berhasil menggagalkan dua eksekusi penalti Persib.
Persebaya sendiri juga tidak sepenuhnya sempurna. Salah satu eksekusi Yuran Fernandes gagal menghasilkan gol. Namun, secara keseluruhan para penendang Bajul Ijo mampu menjalankan tugasnya hingga akhirnya Persebaya memastikan kemenangan 6-5.
Peluit akhir langsung disambut ledakan kegembiraan para pemain, staf pelatih dan seluruh pendukung Persebaya. Trofi Piala Presiden akhirnya menjadi milik Bajul Ijo.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyambut gelar tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, keberhasilan menjuarai Piala Presiden merupakan hasil dari kerja keras para pemain selama turnamen.
“Saya sangat bangga dengan sikap dan kerja keras para pemain.”
Tavares juga menilai Persebaya sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mengakhiri pertandingan lebih cepat. Namun, ketika laga harus ditentukan melalui penalti, para pemain tetap menunjukkan mentalitas untuk berjuang sampai akhir.
“Walaupun pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, para pemain terus berjuang hingga akhir dan berhasil membawa pulang trofi untuk Persebaya.”
Meski baru saja menjadi juara, Tavares meminta tim tidak terjebak dalam euforia. Piala Presiden merupakan turnamen pramusim, sedangkan target yang lebih panjang adalah menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.
“Trofi ini menjadi awal yang baik bagi Persebaya. Kami senang bisa mempersembahkan gelar Piala Presiden kepada seluruh keluarga besar Persebaya. Namun perjalanan kami masih panjang karena target utama adalah menghadapi kompetisi liga.”
Kesuksesan Persebaya juga membawa penghargaan individu bagi Francisco Rivera. Gelandang serang tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2026.
Rivera menilai trofi Piala Presiden memberikan tambahan kepercayaan diri bagi skuad Bajul Ijo sebelum menghadapi persaingan musim baru.
“Jelas, trofi ini memberikan kepercayaan diri lebih kepada kami. Kami tahu memiliki tim yang bagus. Namun, kami harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai target yang kami inginkan.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan di Piala Presiden tidak dianggap sebagai tujuan akhir. Justru, trofi tersebut menjadi modal psikologis bagi Persebaya untuk menghadapi kompetisi yang lebih panjang dan lebih berat.
Gelar Piala Presiden 2026 memiliki arti khusus bagi Persebaya. Ini merupakan trofi pertama Bajul Ijo di ajang Piala Presiden sejak turnamen tersebut digelar.
Keberhasilan tersebut sekaligus menambah koleksi prestasi Persebaya di era sepak bola modern. Bagi Bonek dan Bonita, gelar ini menjadi momen yang layak dirayakan karena klub kesayangan mereka akhirnya mampu menaklukkan salah satu turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia.
Yang membuat kemenangan ini semakin dramatis adalah cara Persebaya meraihnya. Bukan melalui kemenangan mudah, melainkan setelah bertarung 120 menit melawan Persib dan kemudian melewati tekanan adu penalti.
Gelar juara tersebut juga menjadi hadiah bagi Bonek dan Bonita yang terus memberikan dukungan sepanjang perjalanan Persebaya di Piala Presiden 2026.
Tavares secara khusus mengapresiasi dukungan suporter dan berharap energi positif tersebut terus berlanjut ketika Persebaya memasuki agenda berikutnya.
Setelah meraih trofi Piala Presiden, Persebaya masih akan menjalani rangkaian persiapan menuju kompetisi resmi. Bajul Ijo dijadwalkan menghadapi Penang FC dalam laga internasional di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (15/8/2026).
Persebaya memang sudah mengakhiri Piala Presiden 2026 dengan trofi. Namun, perjalanan musim 2026/2027 masih panjang.
Keberhasilan mengalahkan Persib dalam final memberikan modal penting, terutama dari sisi mental dan kepercayaan diri. Tetapi konsistensi akan menjadi tantangan berikutnya ketika kompetisi resmi dimulai.
Bagi Bajul Ijo, trofi Piala Presiden bukan sekadar piala tambahan di lemari klub. Gelar ini menjadi simbol bahwa proses pembangunan tim mulai menunjukkan hasil.
Persebaya akhirnya juara Piala Presiden untuk pertama kalinya. Dari penalti ke penalti, dari tekanan hingga selebrasi, Bajul Ijo menulis babak baru dalam sejarah klub.
Persebaya Surabaya juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti. Hasil final Piala Presiden 2026 menjadi sejarah baru bagi Bajul Ijo karena ini merupakan gelar pertama Persebaya di Piala Presiden. Pertandingan final berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis 6 Agustus 2026.
Persebaya Juara Piala Presiden 2026 untuk Pertama Kali
Ramadhan Sananta Buka Keunggulan Persebaya
120 Menit Tak Cukup, Juara Ditentukan Lewat Penalti
Reza Arya Jadi Pahlawan di Bawah Mistar
Bernardo Tavares: Trofi Ini Baru Awal
Francisco Rivera: Gelar Ini Tambah Kepercayaan Diri
Trofi Perdana Piala Presiden untuk Bajul Ijo
Bonek dan Bonita Kini Punya Alasan Baru untuk Berbangga
Persebaya Juara, Tantangan Besar Justru Baru Dimulai
Persebaya Juara Piala Presiden 2026










