Gerhana Bulan 27 Agustus Hampir 100% Total, Benarkah Wilayah Indonesia Bisa Menyaksikannya?

By Redaksi ZN 29 Agu 2026, 11:20:53 WIB Sekitar Kita
Gerhana Bulan 27 Agustus Hampir 100% Total, Benarkah Wilayah Indonesia Bisa Menyaksikannya?

Gerhana Bulan 27 Agustus Hampir 100% Total, Benarkah Wilayah Indonesia Bisa Menyaksikannya? - ZonaToday

JAKARTA, ZONATODAY.COM – Para pencinta fenomena langit baru saja dihangatkan oleh kabar mengenai Gerhana Bulan Sebagian yang berlangsung pada 27-28 Agustus. Fenomena kali ini sangat langka dan memikat perhatian dunia karena bayangan inti Bumi menutupi hampir seluruh permukaan Bulan, mencapai kedalaman 96,3 persen. Angka tersebut membuat Bulan tampil memukau dan tampak hampir seperti mengalami gerhana total atau Blood Moon.

Namun, di tengah kehebohan jagat maya mengenai eksotisme Bulan yang berubah warna menjadi merah karat ini, banyak masyarakat tanah air bertanya-tanya: Benarkah wilayah Indonesia bisa menyaksikannya secara langsung? Yuk, simak fakta dan penjelasan resminya!

Penjelasan Resmi BMKG dan BRIN: Indonesia Tidak Kebagian

Bagi Anda yang berharap bisa melihat Bulan memerah di langit malam Indonesia, tampaknya harus berlapang dada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Pakar Astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan bahwa Gerhana Bulan 27-28 Agustus tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia.

Ketidakmampuan pengamatan ini murni disebabkan oleh faktor geometris posisi Bumi dan Bulan, bukan karena kendala cuaca atau awan. Mengapa demikian? Berikut adalah alasan ilmiahnya:

  • Terjadi pada Siang Hari: Di Indonesia, puncak gerhana bulan ini terjadi pada Jumat, 28 Agustus tepat pukul 11.13 WIB / 12.13 WITA / 13.13 WIT. Di waktu tersebut, Indonesia sedang mengalami siang bolong di mana Matahari bersinar terik.
  • Bulan Berada di Bawah Horizon: Saat fenomena ini mencapai puncaknya, posisi Bulan di wilayah Indonesia sedang berada di bawah garis cakrawala (ufuk) alias sedang "bersembunyi" di balik belahan Bumi yang lain.

Wilayah Mana yang Paling Beruntung Menontonnya?

Menurut visualisasi data dari NASA Scientific Visualization Studio, fenomena alam yang menakjubkan ini hanya bisa disaksikan secara langsung oleh penduduk di belahan dunia barat yang sedang mengalami waktu malam hari. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:

  • Amerika Utara & Amerika Selatan: Menjadi lokasi pengamatan terbaik karena seluruh fase gerhana terlihat dari awal hingga akhir.
  • Eropa Barat & Afrika Barat: Dapat menyaksikannya pada dini hari menjelang Matahari terbit sebelum Bulan terbenam.

Cara Alternatif Menyaksikan Keindahan 'Hampir Total' Ini

Meski langit Indonesia terlewat dari fenomena ini, Anda tidak perlu berkecil hati. Anda tetap bisa menyaksikan rekaman ulang maupun siaran langsung pergerakan bayangan umbra Bumi yang memukau ini secara digital melalui kanal virtual resmi seperti YouTube Time and Date atau layanan observatorium astronomi global.

Tetap perbarui wawasan sains dan fenomena alam menarik lainnya hanya di ZonaToday.com!


Hashtags:

#GerhanaBulan2026 #InfoAstronomis #CekFaktaGerhana #BloodMoon96Persen #BeritaBMKG #EdukasiSains #ZonaToday #FenomenaLangit




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment