- National Chocolate Chip Cookie Day 4 Agustus: Sejarah Kue Legendaris
- Jadwal dan Venue Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Siap Hadirkan Duel Panas Menuju Final
- Kolaborasi KKN UPN Veteran Jatim dan UNIZAR Edukasi PHBS di Lombok Barat
- Semifinal Piala Presiden 2026 Dipastikan Memanas, Empat Tim Terbaik Siap Berebut Tiket ke Final
- 2 Agustus Ada Hari Paranormal, Hari Saudara Perempuan Nasional, hingga Hari Republik Makedonia Utara
- Hari Kanker Paru-Paru Sedunia 1 Agustus: Waspadai Gejalanya, Deteksi Dini Bisa Selamatkan Nyawa
- National Girlfriend Day 1 Agustus: Bukan Sekadar Hari untuk Pasangan, Ini Sejarah dan Maknanya
- UPN Veteran Jatim Hadirkan AI untuk Deteksi Penyakit Daun Kopi di Sumberdem
- Prabowo Tantang Daerah Berlomba Jadi Kota Terbersih, Siapkan Insentif hingga Rp20 Miliar
- ISPA Mengintai di Musim Kemarau, Dokter Imbau Gunakan Masker Saat Polusi dan Debu Meningkat
Inggris Cetak Kemenangan Terbaik Piala Dunia Sejak 1966 Usai Kalahkan Prancis

Zona Today Miami – Tim nasional Inggris sukses menorehkan tinta emas baru di panggung sepak bola global setelah memecahkan rekor pertandingan perebutan tempat ketiga dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Menghadapi Prancis di Stadion Miami pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat, armada Tiga Singa asuhan Thomas Tuchel menyudahi perlawanan sengit rivalnya lewat drama sepuluh gol yang berakhir dengan skor ketat 6-4. Hasil luar biasa ini tidak lepas dari performa sensasional winger andalan mereka, Bukayo Saka, yang tampil menggila dengan sumbangan tiga gol ke gawang Les Bleus.
Pertandingan berjalan dengan tempo yang sangat tinggi sejak menit pertama ditiup oleh wasit. Ribuan suporter yang memadati stadion disuguhkan aksi jual beli serangan yang sangat terbuka dari kedua tim raksasa Eropa ini. Inggris yang turun dengan formasi menyerang langsung mengambil inisiatif untuk menekan dalam jajaran pertahanan lawan demi mengincar gol cepat.
Sihir Bukayo Saka di Lapangan Hijau
Bukayo Saka menjadi motor serangan utama Inggris yang membuat barisan pertahanan Prancis kocar-kacir sejak babak pertama bergulir. Pemain sayap asal klub Arsenal tersebut sukses melesakkan dua gol beruntun pada menit ke-37 dan masa injury time babak pertama untuk membawa timnya unggul telak 4-0. Pergerakan lincahnya di sisi kanan lapangan berkali-kali melewati kawalan ketat bek kiri Prancis yang tampak kewalahan mengantisipasi kecepatan sang winger.
- Inggris Mengamankan Posisi Ketiga Piala Dunia 20260
- Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina0
- Inggris Kena Comeback! Argentina Menang Dramatis 2-1 dan Lolos ke Final Piala Dunia 20260
- Prancis Tak Berkutik! Spanyol Menang 2-0 dan Melaju ke Final Piala Dunia 20260
- Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026 Negara Mana yang akan Melaju ke Final0
Ketika Prancis sempat bangkit mengejar di babak kedua melalui skema serangan balik cepat, ketenangan Saka kembali diuji saat mengeksekusi penalti pada menit ke-87. Tekanan mental yang begitu tinggi di hadapan puluhan ribu pasang mata mampu diatasi dengan sangat dingin melalui sepakan kaki kiri ke pojok gawang.
Eksekusi dingin dari titik putih tersebut tidak hanya menjauhkan keunggulan Inggris, tetapi juga melengkapi catatan hat-trick bersejarah miliknya di turnamen ini. Berkat torehan gemilang ini, Saka kini menyamai rekor legenda legendaris Tiga Singa seperti Geoff Hurst, Gary Lineker, dan Harry Kane. "Saya hanya mencoba membuktikan kualitas saya di atas lapangan dan membalas kepercayaan pendukung," ujar Bukayo Saka dalam sesi wawancara usai laga.
Rekor Gol Baru Inggris di Piala Dunia 2026
Selain pencapaian individu Saka, kemenangan masif ini memastikan Inggris mengukir rekor baru kolektif tim di kancah internasional. Pertandingan dramatis melawan Prancis tersebut secara resmi dinobatkan oleh badan sepak bola dunia sebagai laga perebutan tempat ketiga tersubur yang pernah ada dalam sejarah kompetisi. Ketajaman lini depan Inggris di bawah arahan taktik Tuchel sekaligus menjadi sinyal kebangkitan generasi baru sepak bola Inggris yang lebih berani tampil menyerang.
Lini tengah Inggris yang dikomandoi oleh Declan Rice juga tampil sangat solid dalam mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Mereka berhasil memenangkan duel-duel krusial di sektor tengah sehingga membuat suplai bola untuk penyerang Prancis menjadi terhambat pada paruh pertama laga. Kendati lini belakang sempat kecolongan beberapa gol di babak kedua, koordinasi antarlini tetap terjaga dengan sangat baik hingga akhir.
Melengkapi pesta gol di Miami, gelandang muda Jude Bellingham menutup laga lewat gol solo run fantastis pada menit ke-90+8. Bellingham menggiring bola dari tengah lapangan melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang rendah di pojok kanan gawang.
Gol penutup tersebut secara resmi menobatkan Bellingham sebagai salah satu pencetak gol tersubur Inggris dalam satu edisi Piala Dunia. Prestasi peringkat ketiga ini merupakan hasil terbaik yang mampu dipetik tim putra Inggris dalam kurun waktu 60 tahun terakhir semenjak angkatan Bobby Moore mengangkat trofi juara pada 1966. Kemenangan ini sekaligus menjadi modal penting bagi perkembangan jangka panjang skuad muda Three Lions menyongsong turnamen internasional berikutnya.
Hashtag : #RekorBaruInggrisPialaDunia2026 #BukayoSakaHatTrick #ThreeLionsPodium #JudeBellinghamRecord #Zonatoday #WorldCup2026











