- Kilas Balik Mata Uang Terlemah di Dunia 2026, Rupiah Ikut Jadi Sorotan
- Keistimewaan Puasa Arafah 2026: Lengkap dengan Niat, Waktu Pelaksanaan dan Keutamaannya
- Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas
- Presiden Prabowo Subianto Tentang Idul Adha 2026, Tegaskan Semangat Kepedulian dan Persatuan Bangsa
- Presiden Prabowo Siapkan 1.098 Ekor Sapi Kurban untuk Seluruh Indonesia pada Idul Adha 1447 H
- Wisata Petik Sayur Desa Tembalang Didorong Go Digital, Tim PKM UPN Veteran Jatim dan UNU Blitar
- Penerapan Teknologi pada UMKM Jamu Sari Rempah, Tim PKM UPN Veteran Jatim dan UNU Blitar
- Tim PKM UPN Veteran Jatim dan UNU Blitar Lakukan Pemetaan Wisata Bersama Bumdes Sejahtera Kemirigede
- Hilirisasi Riset dan Transformasi Digital Desa Wisata Perkuat BUMDes Kemirigede
- Gojek dan Grab Resmi Cabut Paket Hemat, Driver dan Penumpang Mulai Khawatir Tarif Naik
Hasil Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Pendaki Brasil di Gunung Rinjani: Luka Parah Akibat Jatuh

Zona Today - Setelah sempat menjadi perhatian internasional, hasil autopsi atas jenazah Juliana Marins—pendaki asal Brasil yang ditemukan meninggal dunia di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat—telah resmi dirilis. Dokter forensik dari RS Bali Mandara menyimpulkan bahwa penyebab utama kematian adalah luka parah akibat benturan benda tumpul saat korban terjatuh ke jurang sedalam sekitar 600 meter.
Menurut hasil pemeriksaan, korban mengalami pendarahan hebat dan kerusakan organ dalam. Luka-luka lecet geser juga ditemukan hampir di seluruh tubuh, disertai patah tulang pada bagian dada, punggung, dan paha. Tim medis menegaskan bahwa korban diperkirakan meninggal sekitar 20 menit setelah insiden jatuh, dan bukan karena hipotermia atau cuaca ekstrem.
Kronologi sebelumnya menyebut bahwa Juliana terjatuh saat melakukan pendakian bersama rombongan pada 21 Juni 2025. Lokasi jatuhnya berada di medan terjal dan tertutup kabut tebal, menyulitkan proses penyelamatan. Meski upaya pencarian melibatkan teknologi drone dan regu SAR, nyawa korban tak terselamatkan.
- Pendidikan Lanjutan IKAPI Jadi Ajang Penguatan Koordinasi Lintas Sektor, Kata Dirjen AHU0
- Kemlu RI Percepat Evakuasi WNI dari Iran Akibat Ketegangan Keamanan0
- Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam, Serukan Semangat Hijrah untuk Indonesia0
- Anwar Ibrahim Sambangi Istana Merdeka, Bahas Perdamaian Global Bersama Prabowo0
- Indonesia–Malaysia Kompak Dukung Solusi Damai untuk Palestina dan Timur Tengah0
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI juga mengonfirmasi bahwa evakuasi dilakukan secepat mungkin dengan pengawalan ketat. Sementara itu, pihak keluarga yang sebelumnya mengkritik proses penyelamatan kini diharapkan dapat menerima penjelasan ilmiah yang telah diberikan secara terbuka.
Dengan hasil ini, publik diingatkan akan pentingnya kesiapan fisik dan teknis saat melakukan pendakian di medan ekstrem seperti Rinjani. Proses investigasi dan evakuasi turut menunjukkan sinergi antara otoritas Indonesia dalam menjunjung prosedur kemanusiaan internasional.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #JulianaMarins #GunungRinjani #EvakuasiWNI #AutopsiRinjani #KecelakaanPendaki #Zonatoday #BeritaNasional #PendakiGunung #WisataEkstrem #BeritaInternasional











