- BRIDGEpreneur 2025 Dorong UMKM Naik Level melalui Workshop Strategi Bisnis Bernilai Tinggi
- Perjalanan Kasus Tumbler Hilang di KRL: Dari Viral di Media Sosial hingga Berakhir Damai
- Banjir Besar Terjang Sibolga: Puluhan Korban Jiwa, Ribuan Warga Mengungsi
- Dominasi Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum Warnai Podium Ganda Putri Australian Open 2025
- Indonesia Berjaya di Australian Open 2025 Dua Gelar Ganda Diboyong ke Tanah Air
- Pendampingan Keuangan Bimbel Airlangga oleh Dosen dan Mahasiswa Akuntansi UPN Veteran Jatim
- Kapadze Masuk Bursa Pelatih Timnas Indonesia: Eks Kapten Georgia Dinilai Punya Visi Jelas
- Sumardji Tegaskan PSSI Sudah Kantongi 5 Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia
- Timnas Indonesia U-22 Kalah 1–3 dari Mali, Pelatih Soroti Penurunan Fokus
- GKR Timoer Tegaskan Pakubuwono XIV Purbaya Resmi Menjabat Raja Keraton Surakarta
BRIDGEpreneur 2025 Dorong UMKM Naik Level melalui Workshop Strategi Bisnis Bernilai Tinggi

Zona Today - Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jawa Timur resmi meluncurkan Program BRIDGEpreneur 2025 sebagai bagian dari implementasi Program Pemerintah Kampus Berdampak. Program ini dirancang untuk menjembatani kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan pelaku UMKM guna mendorong perkembangan usaha yang lebih modern, strategis, dan berkelanjutan.
Pada 21 November 2025, sebanyak 13 UMKM binaan BRIDGEpreneur hadir dalam Workshop Bridgepreneur 2025 bertema “Boost Your Business: Strategi UMKM Bernilai Tinggi dan Sustainable” yang diselenggarakan di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 UPN “Veteran” Jatim. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ari Prabowo, S.T., M.M., CEO Kaji Indonesia dan konsultan bisnis. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jawa Timur, Dr. Dra. Ec. Tri Kartika Pertiwi, M.Si., CRP, serta dihadiri UMKM binaan, mahasiswa peserta program dari FEB dan FIK, dan para dosen FEB UPN “Veteran” Jawa Timur.
Dalam workshop, narasumber menekankan pentingnya penyusunan rencana bisnis berbasis data, bukan hanya intuisi. Peserta dibimbing memahami analisis SWOT untuk mengidentifikasi kondisi internal dan peluang pasar, serta metode STP (Segmentasi, Targeting, Positioning) untuk menentukan sasaran pasar yang tepat. Pendekatan ini dinilai mampu membantu UMKM membangun nilai produk yang lebih kuat dan berbeda dari kompetitor.
- Perjalanan Kasus Tumbler Hilang di KRL: Dari Viral di Media Sosial hingga Berakhir Damai0
- Banjir Besar Terjang Sibolga: Puluhan Korban Jiwa, Ribuan Warga Mengungsi0
- Dominasi Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum Warnai Podium Ganda Putri Australian Open 20250
- Indonesia Berjaya di Australian Open 2025 Dua Gelar Ganda Diboyong ke Tanah Air0
- Pendampingan Keuangan Bimbel Airlangga oleh Dosen dan Mahasiswa Akuntansi UPN Veteran Jatim0
Narasumber juga menjelaskan perubahan perilaku konsumen yang dipengaruhi tren digital, meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan, serta peran media sosial dan ulasan online dalam keputusan pembelian. UMKM didorong memanfaatkan alat riset seperti Google Trends dan menerapkan strategi 7P Marketing Mix serta Business Model Canvas untuk mengoptimalkan model bisnis secara lebih terstruktur dan modern.
Melalui Program BRIDGEpreneur ini, UPN “Veteran” Jawa Timur berharap dapat memperkuat kapasitas UMKM, membangun pola pikir adaptif, serta menciptakan pelaku usaha yang lebih siap menghadapi dinamika pasar. Program ini menjadi komitmen nyata kampus dalam menghadirkan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak langsung.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #Bridgepreneur2025 #UPNVeteranJatim #FEBUPNVJ #UMKMNaikKelas #PemberdayaanUMKM #BoostYourBusiness #WorkshopUMKM #StrategiBisnisUMKM #DigitalMarketingUMKM #BusinessModelCanvas #7PMarketingMix #AnalisisSWOT #STPMarketing #KajiIndonesia #KolaborasiDosenMahasiswaUMKM #KampusBerdampak #InovasiBisnis #EkonomiBerkelanjutan #SDGs8 #SDGs9 #SDGs4 #SDGs17











