Breaking News
- Sejarah Peringatan Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2026
- Dunia Sepak Bola Berduka Berasal dari Jayden Adams, Bintang Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
- Surabaya Berduka! Andie Peci, Tokoh Bonek yang Berjuang untuk Persebaya, Meninggal Dunia
- 3 Tim Termahal Tembus Semifinal Piala Dunia 2026! Inggris, Spanyol dan Argentina
- Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sorotan Nasional, Kronologi dan Dampaknya terhadap Penegakan Hukum
- Drama 120 Menit! Swiss Bermain dengan 10 Orang, Argentina Menggila di Extra Time
- Haaland Dibuat Buntu, Bellingham Menggila! Inggris Bangkit Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026
- Inggris vs Norwegia: Duel Harry Kane Kontra Erling Haaland Panaskan Perempat Final Pildun 2026
- Drama 88 Menit! Mikel Merino Jadi Pahlawan, Spanyol Singkirkan Belgia, Menantang Prancis
- Utusan Indonesia Tiba di Iran, Bawa Misi Khusus Presiden Prabowo dalam Momen Bersejarah
Lautan Manusia Padati Qom, Ini Alasan Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Baru Digelar dan Bikin Dunia

ZONATODAY.COM – Gelombang lautan manusia berbaju hitam benar-benar memadati seluruh sudut Kota Suci Qom, Iran pada Selasa (7/7/2026) pagi. Jutaan warga tumpah ruah ke jalanan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah prosesi pemakaman akbar yang suasananya membuat siapa saja merinding.
Mungkin banyak dari kamu yang bertanya-tanya, mengapa prosesi pemakaman ini baru berjalan sekarang? Padahal, beliau telah wafat sejak beberapa bulan lalu akibat serangan udara militer yang menghancurkan kediamannya di Teheran. Alasan utamanya adalah situasi perang sengit yang sempat berkecamuk di kawasan tersebut.
Hukum Islam memang menganjurkan jenazah untuk segera dimakamkan. Namun, dalam kondisi darurat perang yang membahayakan jutaan nyawa pembawa pesan, otoritas setempat terpaksa menunda ritual besar ini hingga situasi dirasa cukup aman. Setelah ketegangan mulai mereda lewat berbagai kesepakatan diplomatik baru-baru ini, rangkaian upacara penghormatan selama sepekan penuh akhirnya resmi dimulai sejak Jumat (3/7/2026) lalu.
Suasana Emosional di Kota Suci Qom
Suasana di Kota Qom sendiri benar-benar emosional sejak pagi hari. Rangkaian ibadah dimulai sejak pukul 06.00 waktu setempat di Masjid Jamkaran, di mana shalat jenazah dipimpin langsung oleh ulama senior Ayatollah Javadi Amoli. Isak tangis riuh terdengar saat keranda jenazah perlahan digeser melintasi Jalan Protokol Nabi Muhammad menuju Makam Suci Fatima Masumeh. Warga yang hadir tampak berebut untuk sekadar menyentuh kain penutup keranda sebagai tanda cinta dan penghormatan terakhir mereka.
Simpati Mendalam dari Berbagai Belahan Dunia
Kehilangan sosok berpengaruh yang memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade ini tidak hanya menyisakan duka bagi warga lokal. Berbagai tokoh dunia ikut mengirimkan pesan belasungkawa, termasuk dari Indonesia. Megawati Soekarnoputri menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sang pemimpin besar.
"Wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei bukan hanya kehilangan besar bagi bangsa Iran, tetapi juga telah mengguncang hati banyak orang yang mencintai keadilan, kedaulatan bangsa dan kemanusiaan di seluruh penjuru dunia," ungkap Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam sebuah pesan video emosional yang turut disiarkan oleh stasiun televisi resmi Iran.
Pemerintah Indonesia sendiri menunjukkan rasa solidaritasnya dengan mengirimkan utusan resmi langsung ke Iran. Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Luar Negeri Sugiono dijadwalkan hadir langsung dalam puncak prosesi pemakaman.
"Kami merupakan representasi resmi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang turut berduka cita atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran," tegas Ahmad Muzani saat memberikan keterangan di Jakarta terkait keberangkatan delegasi.
Perjalanan Panjang Menuju Peristirahatan Terakhir
Prosesi di Kota Qom hari ini barulah satu dari sekian rangkaian panjang perjalanan sang mendiang pemimpin. Setelah dari Qom, peti jenazah dijadwalkan akan diterbangkan menuju beberapa kota suci di Irak, seperti Najaf dan Karbala pada Rabu (8/7/2026), sebelum akhirnya dipulangkan kembali ke tanah airnya.
Puncak dari seluruh prosesi pemakaman bersejarah ini akan berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026. Ayatollah Ali Khamenei akan dimakamkan secara permanen di kompleks suci Makam Imam Reza yang berada di kota kelahirannya, Mashhad, Iran bagian timur laut. Kepergian tokoh geopolitik penting ini dipastikan akan mengubah peta dinamika politik di kawasan Timur Tengah ke depannya.
Hashtag: #AyatollahAliKhamenei #PemakamanAliKhamenei #BeritaIranTerbaru #KonflikTimurTengah #BeritaInternasional #IranBerduka #KotaSuciQom #AhmadMuzani #MegawatiBerduka #ZonaToday
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











