- National Chocolate Chip Cookie Day 4 Agustus: Sejarah Kue Legendaris
- Jadwal dan Venue Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Siap Hadirkan Duel Panas Menuju Final
- Kolaborasi KKN UPN Veteran Jatim dan UNIZAR Edukasi PHBS di Lombok Barat
- Semifinal Piala Presiden 2026 Dipastikan Memanas, Empat Tim Terbaik Siap Berebut Tiket ke Final
- 2 Agustus Ada Hari Paranormal, Hari Saudara Perempuan Nasional, hingga Hari Republik Makedonia Utara
- Hari Kanker Paru-Paru Sedunia 1 Agustus: Waspadai Gejalanya, Deteksi Dini Bisa Selamatkan Nyawa
- National Girlfriend Day 1 Agustus: Bukan Sekadar Hari untuk Pasangan, Ini Sejarah dan Maknanya
- UPN Veteran Jatim Hadirkan AI untuk Deteksi Penyakit Daun Kopi di Sumberdem
- Prabowo Tantang Daerah Berlomba Jadi Kota Terbersih, Siapkan Insentif hingga Rp20 Miliar
- ISPA Mengintai di Musim Kemarau, Dokter Imbau Gunakan Masker Saat Polusi dan Debu Meningkat
Jangan Sampai Terlewat! Puasa Asyura 10 Muharram Punya Keutamaan Besar

Pada tahun 2026, pemerintah menetapkan 10 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026, sementara puasa Tasu'a dilaksanakan sehari sebelumnya, yakni Rabu, 24 Juni 2026. Terdapat perbedaan penetapan kalender di sebagian organisasi Islam, sehingga sebagian warga Nahdlatul Ulama (NU) melaksanakan Asyura pada 26 Juni 2026.
Apa Itu Puasa Asyura?
Puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan setiap tanggal 10 Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Kata Asyura berasal dari bahasa Arab 'asyarah yang berarti sepuluh.
- Reformati Indonesia Menggema, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Bawa Deretan Tuntutan untuk Pemerintah0
- HUT ke-499 Jakarta Jadi Pesta untuk Semua Menuju 5 Abad0
- Cara Menyiasati Perjalanan di Jakarta dengan Lebih Nyaman0
- Kesan Menggunakan Hiace dari Jakrent0
- Kenapa Listrik PLN Sering Padam? Ini Penyebab Sebenarnya yang Jarang Diketahui Masyarakat0
Puasa ini memiliki sejarah panjang sejak zaman Nabi Musa AS. Dalam hadis riwayat sahih dijelaskan bahwa Rasulullah SAW mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun. Rasulullah SAW kemudian berpuasa pada hari tersebut dan menganjurkan umat Islam untuk melaksanakannya.
Keutamaan Puasa Asyura
Salah satu keutamaan terbesar Puasa Asyura adalah menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.
Hal itu berdasarkan hadis sahih yang diriwayatkan dari Abu Qatadah RA. Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu." (HR Muslim).
Selain itu, bulan Muharram juga disebut sebagai Syahrullah atau "bulan Allah", yang menunjukkan kemuliaan bulan tersebut dan anjuran untuk memperbanyak ibadah sunnah, termasuk berpuasa.
Mengapa Dianjurkan Berpuasa Tanggal 9 dan 10 Muharram?
Para ulama menganjurkan agar Puasa Asyura didahului dengan Puasa Tasu'a pada tanggal 9 Muharram.
Anjuran ini merujuk pada hadis dari Ibnu Abbas RA, ketika Rasulullah SAW bersabda:
"Jika aku masih hidup sampai tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan." (HR Muslim).
Menurut para ulama, terdapat beberapa hikmah dari pelaksanaan Puasa Tasu'a bersama Asyura. Selain sebagai pembeda dari tradisi kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram, cara ini juga menjadi bentuk kehati-hatian dalam menentukan hari Asyura apabila terjadi perbedaan penanggalan Hijriah.
Momentum Muhasabah di Awal Tahun Hijriah
Bagi banyak umat Islam, Muharram bukan sekadar awal pergantian tahun dalam kalender Hijriah. Bulan ini juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, serta mempererat hubungan dengan sesama.
Puasa Asyura menjadi salah satu amalan yang paling mudah dilakukan, tetapi memiliki nilai spiritual yang sangat besar. Karena itu, para ulama mengajak umat Islam untuk tidak melewatkan kesempatan meraih pahala dan ampunan Allah SWT pada hari yang mulia ini.
Jangan Lewatkan Kesempatan Meraih Ampunan
Puasa Asyura merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang terus diamalkan oleh umat Islam hingga saat ini. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, ibadah ini juga menjadi pengingat akan pentingnya rasa syukur, kesabaran, dan keteguhan iman dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Dengan melaksanakan Puasa Asyura disertai niat yang ikhlas, umat Islam berharap memperoleh keberkahan, pahala yang besar, serta ampunan atas dosa-dosa kecil di masa lalu sebagaimana dijanjikan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
Kategori: Puasa Asyura 2026 | 10 Muharram 1448 H | Bulan Muharram | Keutamaan Puasa Asyura | Amalan Sunnah | Berita Islam











