- Santiago Montiel Raih FIFA Puskas Award 2025 Gol Spektakuler Ukir Sejarah Sepak Bola Dunia
- Ousmane Dembele Raih Penghargaan The Best FIFA, Bukti Kebangkitan Bintang PSG
- Hari Juang Kartika TNI AD: Mengenang Semangat Juang Infanteri Penjaga Kedaulatan Bangsa
- Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Pekerja Seks
- Optimisme kontingen Indonesia terus menguat di ajang SEA Games 2025
- Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025
- Momentum Olahraga & Pesta Olahraga ASEAN
- Mahasiswa Teknik Sipil UPNVJT Magang MBKM di Konsultan Supervisi Proyek Bendungan Karangnongko
- Presiden Prabowo Tekankan Konsolidasi Bantuan dan Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Permanen
- Aceh Kelangkaan BBM dan Air Bersih Lumpuhkan Bantuan, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Ene
Buya Yahya Jelaskan Hukum Gabung Niat Qadha Ramadhan dan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2025

Zona Today - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025 yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025 (10 Zulhijjah 1446 H), penceramah kondang Buya Yahya menjelaskan hukum penggabungan niat antara puasa qadha Ramadhan dan puasa Arafah. Dalam penjelasannya, Buya menegaskan bahwa secara syariat, niat puasa wajib seperti qadha Ramadhan atau puasa nazar tidak boleh digabung dengan niat puasa sunnah, termasuk Puasa Arafah.
Menurut pandangan Mazhab Syafi’i yang dianut mayoritas umat Islam Indonesia, puasa wajib dan sunnah memiliki kedudukan hukum yang berbeda. Karena itu, niatnya pun harus berdiri sendiri. Bila seseorang memiliki utang puasa wajib, maka yang harus diutamakan adalah membayar utang tersebut terlebih dahulu.
- Jakarta Raih Gelar Juara Umum di Kejurnas Akuatik Indonesia 20250
- Patrick Kluivert merasa senang dengan performa para pemain baru di skuad timnas Indonesia.0
- Indro Umumkan Film Animasi \"Warkop DKI Kartun\" Siap Tayang 26 Juni di Bioskop0
- Paling Diminati, Film \"JUMBO\" Tembus Box Office dan Pembatalan Subsidi Listrik Jadi Sorotan0
- Sri Mulyani Ungkap Alasan Penghapusan Diskon Listrik 50 Persen untuk Juni-Juli 20250
Namun demikian, Buya Yahya menegaskan bahwa Allah Maha Pemurah. Jika seseorang menjalankan puasa qadha yang kebetulan jatuh pada hari Arafah, maka ia tetap bisa memperoleh pahala puasa Arafah, meskipun tidak diniatkan secara spesifik sebagai puasa sunnah.
Lebih lanjut, Buya juga menekankan bahwa tingkatan puasa dimulai dari puasa wajib (seperti Ramadhan dan nazar) lalu disusul dengan puasa sunnah. Maka, dalam praktiknya, jika seseorang masih memiliki kewajiban puasa, disarankan untuk segera menunaikannya sebelum menjalankan puasa-puasa sunnah.
Dalam kondisi tertentu seperti lalai atau dengan sengaja meninggalkan puasa Ramadhan, kewajiban qadha menjadi semakin mendesak dan harus segera dilunasi.
Hashtag: #ZonaToday.com #ZonaToday #Zona #today #PuasaArafah2025 #BuyaYahya #HukumPuasa #QadhaRamadhan #IdulAdha2025 #Zulhijjah1446 #PuasaWajibVsSunnah #SyariatIslam











